Belajar Kimia Kelas 10 Paling Menyenangkan Hanya Di Solusi Kimia 10

TNovember 04, 2018

Kelompok Larutan Yang Bersifat Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Non elektrolit

Hai, selamat datang kembali di blog ini. Semoga kamu selalu sehat dan semangat untuk mempelajari kimia.

Melalui postingan sebelumnya, kita sudah belajar tentang pengertian dan ciri-ciri larutan elektrolit dan non elektrolit. Tentu kalian masih ingat dan dapat membedakan kedua larutan bukan?

Ya, larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, sementara larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik. Kita juga sudah belajar, kenapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik.

Jika kamu lupa, silahkan cek kembali postingan sebelumnya tentang larutan elektrolit ya.

Kali ini, kita akan mempelajari senyawa apa saja yang termasuk elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit.

Sebelum itu, mari kita bahas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan elektrolit kuat dan elektrolit lemah.

Elektrolit Kuat Dan Elektrolit Lemah
Larutan yang digolongkan sebagai elektrolit adalah larutan yang didalamnya terdapat ion-ion yang bergerak bebas. Ion-ion ini dihasilkan oleh zat terlarut di dalam larutan.

Ternyata, ada zat terlarut yang mengion sempurna di dalam air, dan ada juga yang hanya mengion sebagiannya.

Mengiion sempurna maksudnya adalah seluruh molekul zat terlarut terurai secara sempurna menjadi ion-ionnya ketika dimasukkan ke dalam air. Artinya, di dalam larutan tidak akan ditemukan lagi molekul-molekul zat terlarut, melainkan hanya ionnya saja.

Sementara, zat-zat yang tidak mengurai sempurna di dalam air, selain ada ion ion juga ada molekul zat terlarut yang tidak mengurai.

Akibatnya, jumlah ion yang terkandung dalam larutan dengan zat terlarut mengurai sempurna akan lebih banyak dibandingkan larutan yang zat terlarutnya tidak mengurai sempurna/sebagian.

Oleh sebab itu zat-zat yang mengion sempurna di dalam larutan akan membentuk larutan elektrolit kuat, sementara yang mengion sebagian akan membentuk larutan elektrolit lemah.

Kuat dan lemah disini maksunya adalah daya hantar listriknya. Daya hantar listrik suatu larutan bergantung pada jumlah ion yang terdapat dalam larutan tersebut. Semakin banyak jumlah ionnya, maka akan semakin besar pula daya hantar listriknya.

Nah, dari penjelasan diatas, semoga kalian sudah paham ya yang dimaksud dengan elektrolit kuat dan lemah.

Zat-Zat Yang Dapat Membentuk Larutan Elektrolit Kuat
Seperti penjelasan diatas, larutan elektrolit kuat dapat terbentuk jika zat terlarut di dalamnya mengurai sempurna menjai ion-ionnya.

Zat-zat yang dapat menguai sempurna di dalam air terdri dari:
1. Senyawa ion
2. Asam kuat
3. Basa kuat

Pada bab ikatan kimia, kalian tentu sudah belajar dan mengetahui apa itu senyawa ion bukan? Senyawa ion memiliki ikatan yang sangat kuat, namun dapat mengurai sempurna jika dilarutan ke dalam air.

Contoh senyawa ion:
1. NaF = natrium fluorida
2. NaCl = natrium klorida / garam dapur
3. NaBr = natrium bormida
4. NaI = natrium iodida
5. KCl = kalium klorida
6. KBr = kalium bromida
7. CaCl2 = kalsium klorida
8. Dan lain-lain

Untuk asam kuat dan basa kuat, kalian tentu belum mengenal kelompok senyawa ini karena baru dipelajari pada bab Asam dan Basa kelas 11 SMA. Tapi, senyawa ini sangat sering digunakan dalam kehiupan kita sehari-hari.

Contoh senyawa asam kuat:
1. HCl = asam klorida
2. HBr = asam bromida
3. HI – asam iodida
4. HNO3 = asam nitrat
5. H2SO4 = asam sulfat
6. HClO3 = asam klorat
7. HClO4 = asam perklorat

Contoh senyawa basa kuat:
1. LiOH = litium hidroksida
2. NaOH = natrium hidroksida
3. KOH =  kalium hidroksida
4. Mg{OH}2 = magnesium hidroksia
5. Ca{OH}2 = kalsium hidroksida
6. Ba{OH}2 = barium hiroksida

Zat-Zat Yang Dapat Membentuk Larutan Elektrolit Lemah
Zat-zat yang hanya mengion sebagian akan membentuk larutan elektrolit lemah. Zat-zat terdiri dari:

1. Asam lemah
Jumlah asam lemah maupun basa lemah sangatlah banyak. Jadi, tidak mungkin untuk diingat semuanya. Untuk kelas 10, ada baiknya menghafal asam-asam lemah yang sering digunakan baik saat belajar maupun di dalam soal seperti:
a. CH3COOH = asam asetat atau asam cuka
b. HF = asam fluorida
c. HCN = asam sianida
d. H2S = asam sulfida
e. H3PO4 = asam fosfat
f. HClO = asam hipoklorit

2. Basa lemah
Contoh senyawa basa lemah:
a. NH3 = amonia
b. Al{OH}3 = aluminium hidroksida
c. Fe{OH}2 = besi{II}hidroksida
d. NH4OH = amonium hidroksida

Zat-Zat Yang Dapat Membentuk Larutan Non Elektrolit
Larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik, karena di dalam larutannya tidak ada ion-ion yang dapat bergerak bebas. Zat-zat yang membentuk larutan non elektrolit tidak mengion sama sekali, walaupun zat ini larut.

Kebanyakan larutan non elektrolit dibentuk oleh senyawa-senyawa organik seperti:
1. Glukosa = C6H12O6
2. Gula Pasir = sukrosa = C12H22O11
3. Urea = CO{NH2}2
4. Etanol = C2H5OH
5. Metanol = CH3OH

Nah, sekian penjelasan mengenai zat-zat yang dapat membentuk larutan yang bersifat elektrolit kuat, elektrolit lemah, an non elektorlit. Semoga penjelasan diatas bermanfaat bagi kamu yang sudah berkunjung ke blog ini.

Jika kamu punya pertanyaan, silahkan tulis perntayaan kamu di kolom komentar ya. See You
0 Komentar untuk "Kelompok Larutan Yang Bersifat Elektrolit Kuat, Elektrolit Lemah dan Non elektrolit"

Back To Top